SELAMAT DATANG MAHASISWA BARU TAHUN 2020/2021

Jumat, 11 September 2020

Puket 1 Dorong Mahasiswa Jadi Sarjana MIlitan dan Berdedikasi

 


Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam-Perguruan Tinggi Dakwah Islam Indonesia (STAI-PTDII) dituntut menjadi sivitas akademika yang militan dan berdedikasi tinggi, baik dalam kuliah maupun berorganisasi. Hal ini disampaikan pembantu ketua (Puket) satu bidang akademik, S Adi Supriyono, M.Pd dalam kegiatan masa ta’aruf mahasiswa (Mastama) 2020-2021, di gedung STAI-PTDII, Jakarta, Jumat (11/9).



“Apa itu militan? Ada yang bilang militan sama dengan radikal. Militan itu tidak mudah di iming-imingi orang, saudara jangan mudah terombang-ambing oleh iming-iming yang merusak agama Islam dan umat Islam,” ujar Adi.



Karenanya, menuntut ilmu penting dilakukan oleh siapapun termasuk mahasiswa. Ilmu yang benar akan menjadi perisai agar mahasiswa tidak mudah terpengaruh oleh pemahaman yang keliru dan menyimpang dari pemahaman agama serta paham kebanngsaan.



“Meskipun saat ini kondisi masih lock down, kuliah dari rumah dan pembelajaran jarak jauh (PJJ), yang terpenting Anda manjadda wa jadda (siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil),” katanya.



“Anda akan kuliah selama empat tahun disini, harus selesai tepat waktu. Jangan sampai saudara kuliah baru kuliah sepekan, kemudian keluar,” imbuhnya.



Sebab, saat ini nama mahasiswa-mahasiswi baru sudah terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemendikti) dan Education Management Information System Kementerian Agama (Kemenag). Ia kembali memesankan agar setiap mahasiswa tekun, giat, dan sabar dalam menuntut ilmu.



“Banyak kampus megah, tapi kalau mahasiswanya sontoloyo, percuma saja. Semuanya kembali ke mahasiswa, mau jadi mahasiswa muslim yang berkarakter dan berakhlak mulia kembali ke Anda,” kata alumnus Universitas Muhammadiyah Prof HAMKA (UHAMKA).



Pada kesempatan tersebut, dosen yang aktif mengajak sejak tahun 1960-an ini menyampaikan perkembangan pembangunan gedung STAI-PTDII yang hampir mencapai 80 persen. Dia berharap mahasiswa turut berkontribusi dalam pembangunan gedung setinggi lima lantai tersebut dengan berbagai cara dan ikhtiar (upaya).



“Minimal saudara bantu doa, mendoakan pembangunan segera selesai dan bisa dimanfaatkan untuk pendidikan dan dakwah,” tutur kandidat doktor Universitas Islam Bandung (Unisba) tersebut.

 

close
close