SELAMAT DATANG MAHASISWA BARU TAHUN 2020/2021

Rabu, 07 Oktober 2020

Ketua STAI-PTDII Targetkan Mahasiswa Selesai Studi 3,5 Tahun

 


Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam-Perguruan Tinggi Dakwah Islam Indonesia (STAI-PTDII), Syifa Awalia menargetkan mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu. Hal ini disampaikan Syifa saat menyampaikan sambutan program praktik lapangan (PPL) di Gedung STAI-PTDII, Jakarta.



“Kami terus memotivasi mahasiswa agar menyelesaikan kuliahnya 3,5 tahun. Karena itu, dibutuhkan keseriusan, kedisiplinan, dan komitmen yang tinggi,” ujar Syifa.



Lantas, bagaimana menyelesaikan studi sarjana satu di mana idealnya empat tahun menjadi 3,5 tahun? Mahasiswa, kata Syifa, dapat menyelesaikan rangkaian tugas akhir di waktu bersamaan.



“Di semester tujuh, mahasiswa dapat menjalankan PPL, ujian komprehensif, ujian proposal skripsi, PPM (program pengabdian masyarakat), dan sidang munaqosah (skripsi) secara simultan. Caranya bagaimana? Sambil menjalankan PPL, dan tugas lainnya, kalian mulai menyusun skripsi, sehingga setelah PPL selesai, skripsi disidangkan, dan target 3,5 tahun tercapai,” tuturnya.



Sementara, pembantu ketua satu (Puket 1), Adi Supriyono menyampaikan, di tengah pandemi Covid-19 dan banyak instansi atau lembaga yang menerapkan work form home (WFH), mahasiswa dapat menjalankan PPL secara daring atau on line. Caranya, mahasiswa terlebih dahulu mengajukan surat permohonan kepada instansi terkait, untuk nanti selanjutnya menunggu proses penempatan sesuai kebutuhan tempat tersebut.



“Ada yang PPL di salah satu perbankan secara on line, diberikan pemahaman mengenai praktik dan kinerja, ada juga yang harus datang setiap hari ke sekolah, diberikan materi ajar, cara membuat silabus pembelajaran, dan sebagainya,” ujarnya.



“Terpenting anda harus terus semangat dan jangan lupa berdoa, kesempatan ini jangan disia-siakan. Anda sudah keluar banyak biaya dan tenaga, maka hasilnya harus maksimal,” sambungnya.



Kepala Program Studi (Prodi) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Nur Arifudin, menekankan agar mahasiswa dapat PPL atau magang di perusahaan media arus utama dan nasional. Namun, mahasiswa harus mengimbangi dengan kapasitas ilmu yang diberikan saat bangku kuliah dan kecakapan performanya.



“Sebab, teman-teman adalah representasi lembaga (kampus), maka di manapun ditempatkan, harus dapat beradaptasi, memberikan yang terbaik, dan tidak berhenti mempelajari hal-hal baru,” katanya.

 

close
close