SELAMAT DATANG MAHASISWA BARU TAHUN 2020/2021

Rabu, 18 November 2020

Sitoh Anang: Pemuda Islam Harus Revolusioner

 


Dalam pepatah arab oleh Syekh Musthafa Al-Gulayani dikatakan pemuda hari ini adalah pemimpin di masa depan (syubbanul yaum rijalul ghadz). Hal ini disampaikan tokoh masyarakat Jakarta Utara, Muhammad Sitoh Anang dalam Seminar Kepemudaan di kampus STAI-PTDII, Tanjung Priok, Jakarta Utara.



“Jika benar pepatah ini dipegang oleh pemuda Islam masa kini, maka pemuda Islam harusnya jadi pemuda paling revolusioner dibanding lainnya, karena dalam benaknya tertanam keyakinan bahwa ia adalah pemimpin masa depan,” ujarnya.



Menurut Anang, seminar bertajuk ‘Pemuda Masa Kini, Pemimpin Masa Depan’ sangat besar sekali arti dan maknanya. Dia berharap seminar ini mampu meningkatkan kompetensi dan pengetahuan mahasiswa serta pemuda dari keteladanan para tokoh sejarah yang menorehkan catatan kebanggan di masa mudanya.



“Sebagai jembatan perubahan, pemuda harus memperbanyak literasi tokoh-tokoh sejarah dan mengambil hikmah dari perjuangan mereka. Dan ingat, kunci kesuksesan pemuda juga harus diiringi dengan sifat jujur, adil, dan amanah,” tuturnya.



Pada kesempatan sama, anggota MUI Jakarta Utara Qudsi Ahmad mengapresiasi tema seminar yang diangkat Senat Mahasiswa. Menurut dia, tema tersebut sangat relevan dengan kondisi masa kini.



“Ini yang mengusulkan tema bagus, apalagi di era berkembangnya teknologi modern banyak generasi muda yang aktivitasnya hanya main gawai dengan hal yang kurang bermanfaat,” ujarnya.



Mahasiswa sebagai kader intelektual harus terus mematangkan diri dengan ilmu dan skill. “Kompetensi satu orang mahasiswa PTDI lebih baik ilmu agamanya, dibandingkan 10 mahasiswa universitas negeri. Jika zaman dahulu pemuda memperjuangkan kemerdekaan bangsa, maka pemuda sekarang harus mempertahankan generasi-generasi penerus yang berjiwa pemimpin dengan membawa semangat dan perubahan,” tuturnya.

close
close