SELAMAT DATANG MAHASISWA BARU TAHUN 2020/2021

Rabu, 16 Desember 2020

Supani Adi Priyono: Konsep Pendidikan Islam Harus Kembali pada Al-Qur'an dan Hadist



Konsep 'Merdeka Belajar' yang dicanangkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim dinilai terlalu berkiblat pada konsep pendidikan ala Barat. Hal ini disampaikan Pembantu Ketua (Puket) satu, Supani Adi Priyono di kampus Sekolah Tinggi Agama Islam-Perguruan Tinggi Da'wah Islam Indonesia (STAI-PTDII), Jakarta, Rabu (16/12).



"Merdeka bisa (diartikan) liberal sebenarnya. Liberal itu kan kebebasan yang full free, bagi orang Barat kebebasan itu merupakan hak asasi manusia (HAM), tetapi di Indonesia konsep hak asasi adalah yang bertanggung jawab," ujar Adi.



Dosen senior PTDII ini menjelaskan, sebagai kampus akademisi Islam, PTDII ingin lulusan almamaternya tidak terpengaruh oleh konsep pendidikan Barat yang liberal berkedok HAM. "Kita harus berlandaskan pada nilai-nilai Islam," katanya.



Merespon hal tersebut PTDII akan menyelenggarakan webinar nasional pendidikan Islam bertajuk ''Tantangan Pendidikan Islam di Tengah Arus Liberalisasi'Webinar akan menghadirkan Prof Dr Supriyanto dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Dosen Universitas Ibnu Khaldun Dr Ahmad Sastra. Ketua STAI-PTDII Syifa Awalia didapuk untuk memberikan sambutan sekaligus keynote speach.



"Kita ingin pendidikan di negeri ini tidak tersusupi oleh liberalisasi. Di bidang akademik misalnya, banyak penelitian-penelitian keagamaan yang menyimpang dari Al-Qur'an dan hadist," tuturnya.


"Mereka kadang berkiblat pada tradisi, kita tidak ingin seperti itu. Konsep pendidikan Islam harus kembali kepada Al-Qur'an dan hadist seperti yang dicita-citakan para reformis Islam," imbuhnya.



close
close