SELAMAT DATANG MAHASISWA BARU TAHUN 2020/2021

Jumat, 22 Januari 2021

Kisah Sukses Dosen PTDI Raih S3, Rela Tinggalkan Bayi Kecil hingga Pulang Pergi Jakarta-Semarang



Menyelesaikan studi doktor dalam waktu tepat bukanlah hal yang mudah. Selain banyak tantangan yang dihadapi, asa untuk mencapai idealisme pendidikan di tingkat tertinggi dalam dunia akademik terkadang pupus di tengah jalan. 



Di tengah pandemi, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI-PTDII, Ustaz Mastori berhasil menyelesaikan studi S3 program Studi Islam di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Semarang, Jawa Tengah. Sambil memanjatkan kalimat syukur, ia mengungkapkan perjalanannya setelah berjuang lebih kurang tujuh semester (3,5 tahun) untuk menyelesaikan studi program doktor.



"Alhamdulillah, akhirnya pada hari Selasa tanggal 19 Januari 2021 berhasil dilaksanakan ujian promosi doktor," tutur Ustaz Mastori melalui keterangannya.

Atas rasa haru, ia kembali mengungkapkan rasa syukur tak terhingga atas rahmat Allah yang tak terhingga ini. "Capaian ini rasanya mustahil bisa diwujudkan tanpa adanya rahmat dan kasih sayang Allah," ujarnya.

Keberhasilan ini, lanjutnya, juga sulit diwujudkan tanpa ada dukungan dari berbagai pihak. Terutama promotor, kopromotor, para penguji dari mulai penguji sidang proposal, komprehensif, tertutup hingga promosi. "Terimakasih atas segala masukan dan kritik yang diberikan hingga disertasi saya dapat dirampungkan dalam tempo yang singkat," katanya.

Selain itu, ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya ia haturkan pada orang tua, mertua, keluarga, sahabat dan para asatidz yang ikut membantu, memotivasi dan mendoakan. Secara khusus, Mastori mengucapkan terima kasih kepada istri dan anak-anak tercinta. Atas kerelaan dan kesediaannya memberikan waktu pada dia untuk menempuh program doktor ini.

"Saya memahami betul bahwa keputusan saya melanjutkan pendidikan bukanlah langkah yang mudah diterima apalagi waktu itu baru punya bayi kecil yang harus saya tinggal bolak balik Bogor-Jakarta-Semarang," katanya.

Belum lagi ketika masa masa penulisan disertasi dimana setelah pulang kerja, dia lebih banyak menghabiskan waktu di depan laptop. Sedikit sekali bisa bercanda ria dengan anak dan istri.

"Saya hanya berharap semoga keputusan ini yang alhamdulillah berhasil saya tuntaskan tepat pada waktunya, mendapatkan keberkahan dari Allah dan memberikan manfaat secara luas khususnya bagi keluarga dan umumnya bagi agama, masyarakat dan negara. Amiin ya Rabb," ujarnya menandaskan.

close
close